Anies Putuskan PSBB Total, Mal di Jakarta Akan Tutup

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti beberapa bulan lalu ketika awal pandemi COVID-19. Mulai Senin, 14 September. Semua tempat makan seperti restoran dan kafe masih diperkenankan beroperasi, namun pengunjung tak lagi dibolehkan makan di tempat.

Lantas bagaimana nasib mal yang terhitung sejak Juli lalu yang operasionalnya sudah kembali dibuka. Kini apakah pusat perbelanjaan di Ibu Kota akan kembali ditutup saat PSBB total diterapkan?

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan seluruh operasional di dalam mal selain supermarket atau pasar swalayan tidak diizinkan selama penerapan PSBB total tersebut.

“Seperti awal PSBB. Mal buka hanya untuk supermarketnya saja,” kata Gumilar saat dihubungi, Kamis (10/9/2020).

Dia menjelaskan, kini pihaknya sedang menyusun regulasi resmi terkait kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif apa saya yang diizinkan operasi dan dilarang selama PSBB total berlangsung.

“Kita juga lagi nunggu pergubnya. Yang saya sampaikan tadi itu mengacu pada aturan PSBB sebelumnya, tapi kayaknya sih enggak beda dengan yang sekarang,” ujarnya.

 Masuk ke Mall Senayan City Pengunjung Harus Scanning Barcode

Sebelumnya, Anies menyatakan, bahwa Pemprov DKI Jakarta melakukan kebijakan rem darurat Covid-19 untuk menghentikan kasus penularan di Ibu Kota.

“Dalam rapat kita sepakat akan menarik rem darurat,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Anies mengatakan, Pemprov DKI kembali akan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat lantaran kondisi pandemi Covid-19 di Ibu Kota telah mengkhawatirkan. “Dan kita akan melaksanakan PSBB seperti dahulu,” ucapnya.

1
2

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts