BPS: Impor Indonesia USD10,7 Miliar, Turun 24,1%

 JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Impor Indonesia pada Agustus 2020 mencapai USD10,74 miliar mengalami kenaikan 2,65% dibandingkan Juli 2020 tercatat sebesar USD10,46 miliar. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY) turun 24,19%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan impor Indonesia ini mengalami kenaikan dikarenakan kedua komoditas yakni migas dan non migas yang mengalami peningkatan dibandingkan bulan Juli. Adapun sektor migas mengalami kenaikan 0,88%. Lalu sektor non migas mengalami kenaikan 3,01%.

“Impor ini terjadi baik migas dan non migas. Impor migas mencapai USD10,74 miliar sedangkan non migas mencapai USD9,79 miliar,” ujar Suhariyanto dalam preskon virtual, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: Ekspor Indonesia Anjlok 8,3% Jadi USD13 Miliar pada Agustus 2020

Dia mengatakan, pemicu impor pada bulan ini karena ada peningkatan impor sejumlah barang konsumsi dan bahan baku.

“Barang konsumsi MtM-nya naik 7,31%. Barang konsumsi yang naik cukup besar ini di antaranya grapes anggur dari China, impor barang konsumsi milk dari Selandia Baru, raw sugar impor dari India,” imbuhnya.

Sementara itu, secara tahunan seluruh jenis barang berdasarkan penggunaan mengalami kontraksi. Barang konsumsi turun sebesar 12,49% , bahan baku/penolong minus 24,93%, dan barang modal turun 27,55%. “Impor utama kita tetap dari China, Jepang, dan Singapura,” jelasnya.

(dni)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts