Cara Perias Pengantin Raup Cuan di Tengah Pandemi Covid-19

SEMARANG – Sejumlah perias pengantin yang berada di Kota Semarang mengalami nasib kurang baik sejak adanya Pandemi Covid-19. Sebab banyak calon pasangan pengantin yang menunda sejumlah acara hajatan pernikahan dan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat membuat para perias sepi job.

Selama adanya Pandemi ini, hampir seluruh penghasilan para pengrias turun drastis. Hal ini dialami Hadi, perias pengantin asal Gunung Pati Semarang.

 Baca juga: Ada Peluang, Milenial Didorong Terjun ke Bisnis Pangan

Sebab, sejak masa Pandemi tidak diperbolehkannya menggelar acara dengan jumlah pengunjung yang banyak. Sehingga diberlakukannya pembatasan jumlah keluarga dan tamu undangan.

Tidak hanya Hadi, nasib serupa menimpa sejumlah rekan perias lainnya. Namun mereka tak ingin meratapi sepinya job terlalu lama.

Akhirnya, mereka membuat konsep pernikahan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Tidak hanya riasan pengantin khas Jawa, para perias juga menghadirkan ragam adat Nusantara.

Baca juga: Mau Pasarkan Produk Lewat YouTube, Begini Caranya

Tak lupa mereka memastikan perhelatan pernikahan dapat berjalan sesuai adat dan aman dari Penularan Covid-19. Adanya pernikahan dengan penerapan protokol kesehatan ini,diharapkan dapat menjadi role model atau contoh baru.

Masyarakat tetap diminta untuk tidak khawatir akan terjadi klaster Covid-19 dari pernikahan. Sebab, dipastikan mereka akan tetap menjaga dan memperhatikan protokol Covid-19.

(kmj)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts