Harga Emas Global Ambil Untung dari Pelemahan Dolar

NEW YORK – Harga emas naik tipis pada perdagangan Selasa (27/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan dolar AS melemah.

Adapun sentimen yang mempengaruhi adalah kekhawatiran atas lonjakan kedua dalam kasus virus korona. Meskipun logam safe-haven bertahan dalam kisaran sempit karena fokus investor pada pemilihan presiden AS minggu depan.

 Baca juga: Harga Emas Naik di Tengah Penguatan Dolar AS

Melansir CNBC, Jakarta, Rabu (28/10/2020), harga Spot emas naik 0,4% menjadi USD1.909,58 per ons. Emas berjangka AS naik 0,3% menjadi USD1.911,90.

Indeks dolar tergelincir 0,3% sekeranjang mata uang lainnya. Hal ini membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

 Baca juga: Emas Antam Turun Rp1.000, Berikut Daftar Harga Terbaru Hari Ini

“Emas terjebak dalam kisaran yang ketat dan mungkin tidak akan ada terlalu banyak aktivitas sebelum pemilihan AS,” kata Michael Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS.

Namun, masyarakat masih membawa bias bullish pada emas karena kekhawatiran virus corona, perlambatan ekonomi global, dan langkah-langkah stimulus, yang mendorong investor untuk menambah emas ke dalam portofolionya, tambahnya.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Alami Kenaikan

Amerika Serikat, Rusia, Prancis, dan banyak negara lain mencatat rekor infeksi virus corona. Hal ini memaksa beberapa negara memberlakukan pembatasan baru.

Gedung Putih pada hari Selasa memadamkan ekspektasi untuk paket bantuan virus korona yang akan disepakati oleh pemilihan presiden AS 3 November, dengan mengatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi mencari terlalu banyak.

Penantang Demokrat Joe Biden memimpin Presiden Donald Trump dalam jajak pendapat nasional tetapi persaingan jauh lebih ketat di negara bagian yang menentukan hasil pemilu.

“Prospek emas akan tetap sangat bullish jika Hari Pemilu memberikan ‘gelombang biru’ yang menandakan stimulus besar-besaran pada bantuan virus corona dan pengeluaran infrastruktur,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, dalam sebuah catatan.

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah melonjak 26% tahun ini di tengah tingkat stimulus global yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi.

Di tempat lain, paladium turun 0,5% menjadi USD2.340,21 per ounce, sementara platinum naik 1,6% menjadi USD883,88. Perak naik 0,6% menjadi USD24,46 per ons.

(rzy)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts