Pandemi, Masyarakat Harus Sadar Akan Pentingnya Asuransi Jiwa

JAKARTA – Pandemi yang merebak sejak Maret 2020 telah mengubah kehidupan masyarakat. Risiko kesehatan pun terus meningkat, sehingga asuransi jiwa menjadi salah satu cara mempersiapkan diri dalam menghadapinya.

Chief Distribution Officer PT Zurich Topas Life Budi Darmawan mengatakan, memiliki asuransi jiwa tak perlu menunggu mempunyai penghasilan besar terlebih dahulu. Salah satu solusinya agar bisa terdaftar sebagai pemilik polis, maka mereka harus mengerem berbagai pengeluaran yang tidak penting.

Dia menjelaskan, pihaknya memiliki sebuah produk baru bagi mereka yang belum memiliki asuransi jiwa. Produk itu bernama Zurich Smart Care yang bertujuan untuk menjawab keresahan masyarakat ihwal pentin atau tidaknya sebuah asuransi.

Baca Juga: Lakukan 4 Langkah Ini Sebelum Beli Asuransi

“Kenapa kita launching program ini? Karena kebutuhan orang untuk mengantisipasi kejadian yang akan terjadi meningkat. Contohnya masalah pertama takut sama masalah kesehatan, kalau sampai mereka sakit, apa yang harus mereka lakukan? Ya ngerem pengeluarannya,” kata Budi dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Menurut dia, keputusan untuk meminimalkan budget pengeluaran di tengah situasi sekarang ini merupakan tindakan yang tepat. Sebab, bila tak bisa mengontrol pengeluaran dikhwatirkan seseorang tidak bisa mempunyai tabungan ke depannya.

“Masalah selanjutnya adalah mereka takut kehilangan penghasilannya, dihubungkan dengan saat mereka keluar dari pekerjaannya. Pastinya mereka berpikir soal proteksi kesehatan keluarganya,” ujarnya.

Baca Juga: Kuliah di Luar Negeri, Cek Dulu Keuangannya agar Tak Kaget

Dia menjelaskan, Zurich Smart Care ini merupakan sebuah produk asuransi kesehatan yang bentuknya seperti rekening dan mengandung unsur untuk proteksi serta memberikan kesempatan menabung demi menyongsong masa pensiun. 

“Semua orang pasti punya financial objectives di saat mereka pensiun. Seiring berjalannya waktu, ada risiko di tengah jalan yang kita akan hadapi, terutama sakit kritis. Termasuk diantaranya adalah Covid-19, dan juga ada pekerjaan yang ditinggalkan. Ini memperkuat alasan untuk mengambil program Zurich Smart Care ini,” tuturnya.

Dia menyebut setiap orang yang akan berinvestasi hanya dipatok sebesar Rp300 ribu per bulannya.

“Produk ini juga ramah untuk first time jobber, angka yang dipakai untuk memiliki rekening ini adalah cukup mengisi Rp4 juta dalam setahun, hitungannya Rp300 ribu per bulan. Itu salah satu keunggulan produk ini,” ucapnya.

Dia menambahkan, dengan menggunakan Zurich Smart Care maka nasabah tidak perlu memakai tabungan yang sudah ada jika terjadi suatu risiko yang genting.

“Karena uang yang terbentuk di rekening Smart Care ini anda enggak tarik keluar karena ada bonus proteksi di rekening smart care. Jadi, sebetulnya itu yang terjadi sekarang kalau anda putuskan punya rekening seperti Zurich Smart Care,” kata dia.

1
2

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts