Realisasi Anggaran Covid-19, Bansos 59% tapi Kesehatan Baru 18,36%

JAKARTA – Realisasi anggaran penanganan covid-19 per 14 September ini telah mencapai Rp240,9 triliun. Realisasi tertinggi adalah di bidang perlindungan sosial yang mencapai 59,03%.

“Yang paling besar pencapaiannya adalah program perlindungan sosial, yang sudah mencapai hampir 60% atau sekitar Rp120 triliun. Yang kami harapkan harusnya sampai akhir tahun angka ini bisa tercapai totalnya Rp200 triliun,” kata Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu, (16/9/2020).

 Baca juga: Korban Jiwa Covid-19 Nyaris 1 Juta, Kesehatan Dulu Apa Ekonomi Bu Menkeu?

Kemudian realisasi anggaran untuk UMKM juga hampir menyentuh angka 50%. Dia mengatakan, program ini menjadi salah satu fokus yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Karena ini menyerap tenaga kerja dan menyumbang ekonomi paling besar. Ini juga realisasinya sudah naik cukup tinggi menjadi 47,52% atau sekitar Rp58,67 triliun,” ungkapnya.

 Baca juga: Pedagang Pasar Dukung Protokol Kesehatan seperti di Awal PSBB

Sementara itu untuk realisasi anggaran di kementerian/lembaga dan pemda, Budi mengatakan sudah cukup baik. Di mana realisasinya sudah mencapai 24,46% atau Rp25,95 triliun.

“Kemudian memang yang masih menunggu adalah pembiayaan korporasi. Ini di antaranya ada beberapa PMN yang mudah-mudahan di akhir September bisa cair. Gelondongannya cukup besar. Sehingga nanti ada kenaikan yang signifikan di akhir bulan ini,” tuturnya.

 Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos

Lalu untuk anggaran bidang kesehatan realisasinya baru 18,36% atau Rp16,31 triliun dari total pagu anggaran Rp87,55 triliun. Terakhir realisasi insentif usaha telah mencapai 16,39% atau 19,77 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.

(rzy)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts