Tak Boleh Makan di Tempat, Pengunjung Mal Bakal Turun

JAKARTA – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menilai penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta akan mempengaruhi jumlah pengunjung mal. Apalagi ada kebijakan masyarakat tidak diperbolehkan makan di tempat atau dine in.

Ketua DPD APPBI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan, aturan dilarang makan di tempat akan sangat mempengaruhi jumlah pengunjung mal. Apalagi, operasional perkantoran juga ikut dibatasi.

“Dengan tidak diijinkannya F&B dine in untuk makan di tempat tentunya akan bisa mempengaruhi traffic yang sudah dicapai saat ini, apalagi perkantoran juga dibatasi,” ujarnya kepada Okezone, Senin (14/9/2020).

Baca Juga: Mal Tak Ditutup saat Jakarta PSBB Total, Ini Langkah APPBI

Menurut Ellen, hal ini sangat disayangkan karena sebenarnya, selama pembukaan kembali mal, kapasitas pengunjung masih belum menyentuh angka 50%. Ellen memperkirakan kapasitas pengunjung mal baru menyentuh 35% saja.

“Walau memang kami akui bahwa sejak dibukanya Mal mulai 15 Juni 2020, traffic pengunjung yang datang ke pusat belanja sampai saat ini baru mencapai sekitar 35%-40% , bahkan belum menyentuh angka 50%,” jelasnya.

Baca Juga: Mal Ditutup saat Jakarta PSBB Total, Pekerja Ini Pulang Kampung

Meskipun begitu lanjut Ellen, pihaknya menghargai dan akan mengikuti keputusan dari Pemprov DKI Jakarta terkait PSBB tersebut. Pihaknya akan selalu dengan taat mengikuti protokol kesehatan yang ketat demi menghindari penularan penyebaran virus corona.

“Namun keputusan yang diambil pihak Pemprov juga sudah maksimal dengan berbagai pertimbangan, di mana selama ini pusat belanja juga selalu dengan taat mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan Pemprov,” kata Ellen

(fbn)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts