Target 3 Tahun Lagi Nikah, Begini Cara Menabungnya

JAKARTA – Menikah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika pesta pernikahan dirayakan dengan besar-besaran yang tentunya akan merogoh kocek tabungan yang cukup dalam.

Oleh karena itu, perlu disiapkan anggarannya sejak saat ini. Meskipun saat ini, masih jomblo atau belum memiliki keinginan untuk menikah.

 Baca juga: Biaya Nikah di Tengah Pandemi Bisa Lebih Hemat?

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, langkah awal untuk membuat anggaran adalah dengan merencanakan waktu pernikahan. Setelah itu dihitung juga berapa pengeluaran untuk kebutuhan nikah tersebut.

Dalam menghitung kebutuhan menikah, harus dilakukan secara rinci. Dari mulai biaya pra nikah seperti pra-wedding hingga saat acara berlangsung.

 Baca juga: Kebelet Nikah tapi Modal Pas-pasan, Begini Caranya

“Kemudian apa yang harus dilakukan taro lah mereka belum ada gambaran target menikah. Tetap harus menganggarkan salah satunya untuk menikah ini. Kecuali memang kalau mereka sudah punya niatan enggak punya niatan menikah seumur hidup ya terserah berarti hal tersebut bisa dihilangkan,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (16/9/2020).

Setelah itu lanjut Andi, kebutuhan nikah tersebut dihitung dan disesuaikan dengan lamanya waktu pernikahan. Sebagai salah satu contohnya adalah anggaran pernikahan yang dibutuhkan adalah Rp90 juta.

Sedangkan waktu pernikahan akan dilangsungkan dalam tiga tahun akan datang. Maka anggaran Rp90 dibagi tiga tahun yang artinya setiap tahun kamu harus menabung Rp30 juta setiap bulannya.

Setelah itu, Rp30 juta dibagi menjadi 12 bulan. Sehingga setiap bulannya minimal harus menyisihkan uang sebesar Rp2,5 juta.

“Tapi kalau mereka ingin eh suatu waktu ketika saya pengen nikah dong. Mereka harus sisihkan dana untuk acara pernikahan tersebut,” jelasnya.

Sebenarnya, tabungan sebesar Rp2,5 juta per bulan bisa dikompromi dengan menguranginya. Hanya saja, ada beberapa risiko yang harus dihadapi agar target Rp90 juta bisa tetap terpenuhi.

Risiko pertama adalah dengan memundurkan waktu pernikahan. Sebab dengan tabungan yang diperkecil maka perlu ada waktu tambahan agar anggaran untuk kebutuhan pernikahan Rp90 juta Bisa tercapai.

“Jadi kita punya gambaran apa sih yang membuat teman-teman milenial ini ataupun usia di bawah 30 ini penghasilannya kemudian dihabiskan untuk hal hal yang bersifat experiental ini,” kata Andi.

1
2

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts