Tekan Impor LPG, Erick Thohir Dekati Amerika

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya menarik investasi asing untuk masuk ke Indonesia. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan tengah menjajaki kerjasama dengan Amerika Serikat untuk pengadaan energi.

Salah satunya kerjasama antara perusahaan tambang batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan Air Products & Chemicals Inc, perusahaan berbasis di Amerika Serikat. Hal ini dilakukan untuk menekan impor LPG yang seiring dilakukan Indonesia.

Baca Juga: Impor Anjlok 24,19%, Indonesia Masih Tergantung Barang dari China

Sebagai informasi, PTBA menggandeng Air Products untuk mengembangkan proyek hilirisasi batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Rencananya, PTBA menggarap proyek gasifikasi batubara dengan produk Dimethyl Ether (DME) yang diyakini bisa mengurangi impor LPG di masa mendatang.

“Agar impor LPG bisa ditekan dengan pabrik ini. Jadi di antaranya BUMN dengan partnership bisa produksi 1,2 juta kebutuhan LPG untuk dikurangi,” ujar Erick dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Dia melanjutkan total investasi untuk pengembangan gasifikasi ini mencapai USD3,2 miliar, di mana Air Products bertindak sebagai investor di bisnis hulu dan hilir.

Baca Juga: Impor RI Meningkat di Tengah Covid-19, Emas dari Hong Kong hingga Anggur China

“Hal-hal lain yang dilakukan adalah batubara gasification dengan perusahaan Amerika Serikat. Investasinya hampir USD 3 miliar lebih, dan akan dijalankan dan diselesaikan di tahun 2023-2024,” imbuhnya.

Dia pun menambahkan dalam waktu dekat ini akan terbang ke Korea Selatan untuk menjamin kesepakatan partnership dengan negeri gingseng.

“Penjajakan ini Alhamdulillah sudah dapatkan hasil, salah satunya berpartner dengan China. Dan beberapa minggu ini kita akan terbang ke Korea Selatan untuk memastikan partnership berjalan,” tandasnya.

(kmj)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : okezone.com

Related posts