Putra Sinar Giri Gresik dan Perseta Tulungagung Bersua di Final Asprov Jatim

SURABAYA, beritajatim.com – Putra Sinar Giri Gresik dan Perseta Tulungagung memastikan lolos ke final Liga 3 Kapil Api PSSI Jatim 2019. Pada pertandingan semifinal, Selasa (12/11/2019), kedua tim sama-sama memetik kemenangan.

Perseta menang tipis 1-0 atas PSID Jombang di Stadion Rejoagung Tulungagung, sedang Putra Sinar Giri menundukkan tuan rumah Persekabpas Pasuruan, 7-6 lewat drama adu penalti. Pada waktu pertandingan normal kedua tim bermain imbang 3-3.

Laga final digelar di Stadion Rejoagung Tulungagung, Kamis (14/11/2019) di Stadion Rejoagung, Tulungagung. Kendati kalah di semifinal, PSID dan Persekabpas tetap lolos ke regional Jawa. Ini karena, Asprov PSSI tahun ini mendapat jatah 12 tim.

Selain empat tim semifinalis tersebut, tim-tim Liga 3 Jatim yang lolos ke regional Jawa yakni Persedikab Kediri, Persewangi Banyuwangi, PSIL Lumajang, Persekap Kota Pasuruan, PS Kota Pahlawan (KoPa) Surabaya, Putra Jombang, Sumbersari FC Malang, dan Persesa Sampang.

Tahun lalu juara Liga 3 Jatim direbut Persiga Trenggalek, setelah di final menang 4-0 atas Persekabpas.

Baca juga Berita Polres Tulungagung: https://beritatulungagung.net/cegah-karhutla-polsek-gondang-patroli-hutan-dan-lahan-2/

Menanggapi babak final ini, Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB, Ph.D, berharap kedua tim menampilkan permainan terbaiknya.

“Final Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim memang sudah tidak menentukan kelolosan mereka ke babak regional Jatim, tapi posisi siapa yang menjadi Jatim 1 dan Jatim 2 akan menentukan posisi mereka di drawing babak regional. Karena itu pertandingan nanti pasti berlangsung menarik,” kata Ahmad Riyadh.

Sementara pelatih PSG, Khoirul Anam mengatakan tidak ingin tanggung-tanggung lagi di Liga 3 Kapal Api ini. “Karena sudah di final, PSG tak akan membuang peluang untuk menjadi kampiun. Mudah-mudahan kami bisa menjadi juara,’’ harap Anam.

Namun demikian menghadapi Perseta, PSG PSG wajib waspada. Sebab, performa Perseta di kandang cukup oke. Pada babak 16 besar, tiga kali main, Perseta tak pernah kalah. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Meski begitu, Anam tak ingin anak asuhnya keder.

’’Karena target kami yang lebih jauh adalah bisa lolos ke Liga 2,’’ tambah pelatih jebolan tim internal Askot PSSI Surabaya, Sasana Bhakti itu. 

Related posts