Stok Peti Jenazah di Depok Menipis karena Lonjakan Kasus Covid-19

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Stok peti jenazah untuk pasien Covid-19 di Kota Depok mulai menipis.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Hasudungan.

Dikonfirmasi wartawan, Hasudungan menjelaskan bahwa dari tanggal 10 April 2020 silam, total sudah ada 101 jenazah yang terpakai untuk pasien Covid-19.

“101 peti mulai dari tanggal 10 bulan 4, yang terpakai dari kita,” kata Hasudungan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/9/2020).

Kendati demikian, Hasudungan tak mengetahui apakah peti jenazah tersebut hanya digunakan untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau ada yang lainnya.

“Kalau kami sesuai protap aja, gak bisa menjudge dia positif atau pasien dalam pengawasn (PDP), itu rumah sakit yang tahu,” katanya lagi.

Hasudungan menjelaskan, meski tak ada peningkatan permintaan yang signifikan, namun ia mengakui stok peti jenazah sudah mulai menipis.

“Kalau stok mulai menipis, di gudang kami tuh tinggal tiga. Hari ini kami mau ambil di Sentra Medika satu, untuk dimakamkan hari ini,” kata dia.

Saat ini status Covid-19 Kota Depok masih berada di zona resiko tinggi (zona merah), dan jumlah kasusnya pun terus melonjak setiap harinya.

Hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok telah mencapai 2.990 orang, dengan rincian 2.027 diantaranya berhasil sembuh, dan 107 lainnya meninggal dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, Stok Peti Jenazah Menipis

Penulis: Dwi putra kesuma

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : tribunnews.com

Related posts