Alasan Swedia Tidak Wajibkan Pakai Masker Saat Pandemi

Jakarta

Swedia menjadi salah satu negara yang paling disorot saat pandemi COVID-19 terjadi. Salah satunya karena tidak adanya kewajiban memakai masker sekalipun di tempat umum.

Apa yang menjadi alasan Swedia tidak menggunakan masker dan berhasil mendapatkan angka penyebaran kasus yang berujung nol? Seperti dilihat Sabtu (24/10/2020) wawancara France 24 dengan Dr Nils Anders Tegnell, dokter Swedia spesialis penyakit menular yang berperan penting dalam gugus tugas Swedia terhadap pandemi flu babi 2009 dan pandemi COVID-19 menarik untuk didalami.

Menurutnya tidak perlu melakukan lockdown karena penyebaran COVID-19 di Swedia sudah berada di angka nol.

“Sudah hampir tidak ada lagi pasien yang dirawat di rumah sakit,” ujar Dr Tegnell. Karena alasan yang sama, Swedia pun mengambil langkah untuk tidak memasukkan masker ke dalam list aturan atau keharusan.

“Kami tidak mewajibkan untuk kebijakan kesehatan masyarakat. Kami melihat tidak adanya tekanan untuk mengenakannya (masker –red), kasus sangat rendah,” jelasnya.

Namun kembali lagi ia menekankan kebijakan antar negara bisa berbeda, tergantung dari pengukuran keberhasilan masing-masing negara. Sejauh ini, Dr Tegnell mengatakan social distancing, diam di rumah ketika sakit dan sebisa mungkin menerapkan work from home (WFH) adalah cara efektif Swedia tanpa harus memakai masker.

Sering dikritik karena dianggap negara terlalu santai dalam menangani pandemi yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini, Dr Tegnell pun buka suara. Menurutnya, Swedia pun mengambil langkah baik dengan travel ban kepada negara luar Eropa untuk tidak masuk ke negaranya sementara waktu. Langkah ini juga terbilang efektif dibandingkan untuk melakukan lockdown di Swedia.

Simak Video “Swedia Larang Huawei dan ZTE, China Protes
[Gambas:Video 20detik]

(ask/fay)

Baca Juga Berita Polres Tulungagung dan Kapolres Tulungagung

SUMBER : detik.com

Related posts